Sabtu, 06 Agustus 2016

BIOTEKNOLOGI dan Contoh Pembuatan Tape Singkong

Tujuan Bioteknologi :
1.     Untuk mengetahui proses terjadinya fermentasi
2.     Mengetahui cara pembuatan tape singkong
3.     Mengetahui peranan organisme Saccharomyces cereviceae dalam peragian


Pengertian Bioteknologi  


Menurut para pakar dari AustraliaPengertian Bioteknologi adalah penyusunan, pengoptimuman dan peningkatan proses biokimia dan selular untuk produksi senyawa yang bermanfaat dalam industri dan penerapan segala sesuatu yang berkaitan dengan produksi senyawa tersebut.

Pengertian Bioteknologi menurut Perhimpunan Kimia Murni dan Terapan, Bioteknologi adalah penerapan biokimia, biologi, mikrobiologi dan rekayasa kimia daam proses industri, pembuatan produk (di sini termasuk produk pada pelayanan kesehatan, energi dan pertanian) dan pada lingkungan.

Menurut Pandangan para pakar dari negara BelandaPengertian Bioteknologi ialah ilmu tentang proses biologi terapan, yang merupakan ilmu mengenai proses produksi berdasarkan kegiatan mikroorganisme dan komponen aktifnya dan proses produksi yang melibatkan penggunaan sel dan jaringan organisme yang lebih tinggi. Teknologi pertanian, kesehatan dan pemuliaan tanaman budidaya secara tradisional, umumya tidak dipandang sebagai bioteknologi.

Pengertian Bioteknologi menurut OECD (Organization for Economic Cooperation and Development), Bioteknologi adalah suatu penerapan prinsip ilmiah dan rekayasa pengolahan bahan oleh agen biologi untuk menyediakan barang dan jasa.

Dalam bioteknologi, yang dimaksud dengan asas ilmiah dan rekayasa yang dikaitkan dengan disiplin ilmu yang luas, tetapi ditekankan pada mikrobiologi, genetika, biokimia, rekayasa biokimia dan kimia.  


                                                 
                                                                                     
tape singkong salah satu contoh bioteknologi inilah cara pembuatannya

Alat dan Bahan Pembuatan Tape Singkong

Alat :
*Pengukus       
*Daun Pisang                                                                               
*Pisau & talenan                                                          
*Tempat Pengeraman
 
Bahan :
Singkong
Ragi (yang sudah diayak)

Cara Pembuatan Tape Singkong

Potong-potong singkong menjadi beberapa bagian


Cuci bersih Singkong

Masukkan Singkong kedalam tempat Kukus


Kukus hingga lembut / matang


Setelah matang


 Masukkan kedalam tempat pengeraman yang sudah dialas dengan daun pisang


 Taburkan ragi yang dihancurkan dan sudah diayak , lalu tutup rapat dengan daun pisang



                                  
Tutup rapat wadah



 Setelah disimpan 2 hari 2 malam

 Kesimpulan :
1.    Pembuatan tape termasuk dalam bioteknologi konvensional (tradisional) karena masih menggunakan cara sederhana.
    
2.     Pada proses pembuatan tape, jamur ragi akan memakan glukosa yang ada di dalam singkong sebagai makanan untuk pertumbuhan nya, sehingga singkong akan menjadi lunak, jamur tersebut merubah glukosa menjadi alcohol.
    
3.    Dalam pembuatan tape, ragi (Saccharomyces cereviceae) mengeluarkan enzim yang dapat memecah karbohidrat pada singkong menjadi gula yang lebih sederhana. Oleh karena itu, tape terasa manis apabila sudah matang walaupun tanpa diberi gula sebelumnya.
   

4.    Kegagalan dalam pembuatan tape biasanya dikarenakan enzim pada ragi tidak pecah apabila terdapat udara yang mengganggu proses pemecahan enzim tersebut. Oleh karena itu pada proses pengeraman singkong yang harus dibungkus dengan plastik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar